PENGARUH JENIS EMULGATOR TERHADAP KESTABILAN FISIK LOTION REPELAN NYAMUK EKSTRAK ETANOL BUNGA KENANGA (Cananga odorata L)

adhisty kharisma justicia, Wilda Wildaniah, Kharisma Ganda

Abstract


Kestabilan sediaan lotion dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah penggunaan emulgator. Jenis emulgator yang digunakan yaitu anionik dan nonionik akan mempengaruhi kestabilan fisik sediaan lotion yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis emulgator yang menghasilkan formula sedian lotion repelan nyamuk ekstrak etanol bunga kenanga yang memiliki kestabilan fisik sediaan yang paling baik. Formula lotion repelan nyamuk ekstrak etanol bunga kenanga dengan menggunakan emulgator anionik dengan konsentrasi asam stearat 8% dan trietanolamin 4%, emulgator nonionik dengan konsentrasi span 60 3% dan tween 80 7%. Pengujian kestabilan fisik lotion dilakukan sebelum dan sesudah kondisi dipercepat yang meliputi organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, kemampuan proteksi dan daya sebar. Penyimpanan yang dilakukan pada dua kondisi yang berbeda yaitu pada suhu 4°C dan 40°C selama 24 jam secara bergantian sebanyak 6 siklus. Hasil pengujian kestabilan fisik formulasi lotion repelan nyamuk ekstrak etanol bunga kenanga pada kondisi sebelum dan sesudah dipercepat, secara organoleptis tidak ada perubahan organoleptis, masing-masing formula memiliki homogenitas yang baik dan kemampuan proteksi. Pengujian pH sebelum dan sesudah kondisi dipercepat yang lebih stabil ditunjukkan oleh formula anionik (rata-rata pH sebelum dan setelah kondisi dipercepat 7,6) dibanding formula nonionik (rata-rata pH sebelum dan setelah kondisi dipercepat 5,13 dan 5,16). Kedua formula sesuai dengan nilai pH SNI (4,5-8), tetapi nilai pH formula nonionik lebih baik karena sesuai dengan pH kulit (4,5-6,5). Pengujian viskositas diketahui bahwa formula anionik lebih baik dengan nilai viskositasnya lebih tinggi (4500-4600 cP) dibanding nilai viskositas formula nonionik (2000-2600 cP), namun kedua formula menunjukkan hasil yang sesuai dengan standar viskositas pada lotion. Pengujian daya sebar formula anionik dan nonionik pada kondisi sebelum dan sesudah dipercepat menunjukkan daya sebar formula nonionik lebih luas penyebarannya dibanding formula anionik. Pada penelitian ini, bahwa formula nonionik memiliki hasil uji yang paling baik dengan nilai pH yang sesuai dengan pH kulit (4,5-6,5) sehingga aman untuk digunakan serta memiliki daya sebar yang lebih luas dari pada formula anionik sehingga lebih mudah digunakan dan lebih mudah menyebar pada kulit.

Keywords


Lotion, Bunga Kenanga, Anionik, Nonionik, Stabilitas Fisik.



DOI: http://dx.doi.org/10.1234/ms.v3i2.81